Potensi Diri

Posted on Desember 5, 2008. Filed under: Motivasi |

Banyak orang tidak tahu akan potensi dirinya, sehingga mereka melewati puluhan tahun hidupnya dengan sia-sia. Selalu penyesalan datang terlambat.

Saya teringat sepotong cerita yang inspiratif tentang Anak Rajawali. Di sebuah desa di daerah pegunungan, tinggal keluarga yang bermata pencarian beternak ayam dan pertanian. Suatu saat anak lelaki dari keluarga itu membawa pulang sebutir telur rajawali yang didapatnya saat berburu di puncak gunung. Telur rajawali tersebut diletakkan di antara telur-telur ayam yang sedang dierami oleh induk ayam dalam peternakannya. Setelah telur-telur itu menetas, maka sang anak rajawali hidup serta bergaul dengan anak-anak ayam yang lain dan tanpa mengetahui jati dirinya, sehingga tingkah lakunya pun mirip dengan anak-anak ayam yang lain.

Suatu saat seekor keledai milik keluarga itu, mengangkat kepalanya dan melihat burung rajawali terbang di langit, lalu ia menoleh pada anak rajawali di sampingnya dan berkata, “Engkau dan burung rajawali di atas itu sama-sama memiliki sepasang sayap, mengapa burung itu dapat terbang, tetapi engkau hanya dapat mencari makan di darat?”
Mendengar hal itu, anak rajawali bertanya dengan sangat terkejut “Apa? Saya juga memiliki sepasang sayap yang sama dengan sayap rajawali itu?”
“Benarkah?” tanya anak rajawali sambil melihat kedua sayapnya. “Astaga! Ini sayapku? Selama ini kukira mantel yang diwariskan ibuku!”

Setiap orang sejak lahir memiliki potensi dan kesempatan yang sama untuk menuju sukses. Tuhan menciptakan manusia untuk menjadi pemimpin dalam dunia ini, sehingga Tuhan melengkapi kemampuan manusia dengan kemampuan yang luar biasa. Namun banyak orang yang tidak menyadari kemampuan dalam dirinya, bahkan lupa akan kemampuan yang belum keluar tersebut. Kemampuan yang kita kenal sebagai potensi diri.

Pemikiran-pemikiran pesimistis terus disalurkan kepada otak kita, melalui berita-berita, sinetron, ulasan-ulasan di koran, radio, majalah dan televisi. Juga melalui percakapan dan pergaulan sehari-hari. Tanpa sadar banyak orang terprogram menjadi pesimis sehingga memenjarakan potensi dirinya dan akhirnya menjadikan ia seorang pecundang.

Bangkitlah dan sadari kemampuan yang luar biasa dalam diri Anda. Dalam perjalanan hidup, kadang Tuhan mengizinkan kita untuk mengalami lika-liku dan masa yang tidak menyenangkan untuk kita belajar dan menjadi lebih baik lagi. Ingatlah selalu, “Anda boleh saja bersedih dalam proses mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan, tetapi jangan sekali pun meragukan kemampuan yang ada dalam diri Anda.” (Djoko Komara)

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: